Senin, Januari 18

Info Gempa : Hanya Sehari, Ada 7 Kali Gempa Di Berbagai Wilayah Indonesia

BERITALIPUTAN6.COM – Hanya dalam kurun waktu 1 hari, ada 7 kali gempa bumi dengan magnitudo di atas 5,0. Gempa-gempa yang terjadi ada pada wilayah Indonesia. – ORI Poker

Berikut informasi lokasi gempa-gempa yang terjadi pada wilayah Indonesia pada tanggal 19 Oktober 2020 yang sudah dirilis datanya oleh BMKG ( Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ).

  1. Gempa Maluku Barat Daya
    Gempa bumi pada 161 kilometer Maluku Barat Daya dengan kekuatan M 5,3. Gempa tersebut terjadi pada pkl 21.11 WIB tanggal 19 Oktober 2020.
  2. Gempa Pulau Pagai Selatan
    Gempa bumi pada 32 kilometer Pulau Pagai Selatan, Sumatera Barat dengan kekuatan M 5,3. Gempa tersebut terjadi pada pkl 16.42 WIB tanggal 19 Oktober 2020.
  3. Gempa Sinabang, Aceh
    Gempa bumi pada 48 kilometer Barat Laut Sinabang, Aceh dengan kekuatan M 5,4. Gempa tersebut terjadi pada pkl 16.38 WIB tanggal 19 Oktober 2020.
  4. Gempa Pulau Pagai Selatan
    Gempa bumi pada 36 kilometer Barat Daya Pulau Pagai Selatan dengan kekuatan M 5,0. Gempa tersebut terjadi pada pkl 15.14 WIB tanggal 19 Oktober 2020.
  5. Gempa Pulau Pagai Selatan
    Gempa bumi pada 32 kilometer Tenggara Pulau Pagai Selatan dengan kekuatan M 5,7. Gempa tersebut terjadi pada pkl 14.47 WIB tanggal 19 Oktober 2020.
  6. Gempa Pulau Pagai Selatan
    Gempa bumi pada 33 kilometer Barat Daya Pulau Pagai Selatan dengan kekuatan M 5,8. Gempa tersebut terjadi pada pkl 14.31 WIB tanggal 19 Oktober 2020.
  7. Gempa Pulau Pagai Selatan
    Gempa bumi pada 33 kilometer Barat Daya Pulau Pagai Selatan dengan kekuatan M 5,1. Gempa tersebut terjadi pada pkl 05.48 WIB tanggal 19 Oktober 2020.

Apa saja yang harus dilakukan Sebelum Gempa dan Sesudah Gempa

Indonesia yang termasuk dalam wilayah rawan gempa. Indonesia juga disebut dengan nama Ring of Fire.

Disebabkan Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng utama dunia yakni lempeng australia, lempeng eurasia, dan lempeng pasifik.

Pada kondisi itu, Indonesia menjadi sangat rawan oleh bencana gempa bumi.

Lalu apa saya yang harus dilakukan untuk mengecilkan dampak dari bencana gempa bumi?

Berikut beberapa informasi yang telah dirangkum oleh BNPB ( Badan Nasional Penanggulangan Bencana )

  • Yang dilakukan sebelum gempa bumi
    1. Mengetahui potensi bahaya di rumah
    * Dibawah perabot yang kuat, seperti meja dan kursi
    * Merapat pada dinding, seperti berdiri pada siku bangunan
    * Menjauh dari kaca atau cermin atau pun barang-barang berat yang bisa jatuh
    * Di luar rumah, jauhi bangunan, pohon, dan jaringan telepon atau listrik
    2. Bekali pengetahuan diri sendiri dan anggota keluarga
    * Lampu senter dan baterai cadangan
    * Radio dengan baterai
    * Perlengkapan PPPK dan panduannya
    * Makanan siap saji dan minuman ( perhatikan masa berlakunya )
    * Obat-Obatan khusus disesuaikan dengan kebutuhan pemakai
    * Uang secukupnya
    * Sepatu khusus
    3. Merencanakan mekanisme komunikasi darurat
    * Bekerja sama dengan media lokal untuk membuat kolom khusus terkait informasi respon darurat setelah bencana. Disebut juga pada kolom tersebut nomor telepon BPBD, instansi pemerintah terkait, rumah sakit, dan PMI.
    * Kenali bermasa keluarga mengenai potensi bencana yang ada di sekitar rumah
    * Bekerja sama dengan BPBD, PMI, atau pihak terkait lainnya untuk mentiakan laporan khusus bagi masyarakat dengan mobility impairment pada apa yang akan kita lakukan selama gempa bumi
    * Melakukan simulasi evakuasi sederhana di rumah
    * Mencari infomasi dari pihak terkait tentang pemutusan listik dan air pada saat bencana
    * Bekerja sama dengan masyarakat untuk memperoleh pengetahuan tentang building code, retrofitting program, ancaman bahaya, dan bencana yang disusun oleh keluarga pada saat keadaan darurat
  • Yang dilakukan pada saat Bencana
    Tetap berada di tempat yang menurut anda aman selama terjadi gempa. Waspadai gempa susulan yang terkadang guncangannya lebih kuat. Perhatikan langkah anda ke tempat aman lain dan tetap berada di sekitar tempat itu sampau guncangan berhenti dan anda dapat keluar dengan aman
    1. Ketika di dalam ruangan
    * Secepatnya untuk keluar
    * Jauhi dari gedung, lampu jalan, atau jaringan berkabel
    * Ketika duluar, tetaplah di luar hingga guncangan berhenti, Bahaya paling besar berada langsung di luar bangungan pada pintu keluar, exterior sepanjang dinding luar.
    2. Di dalam kendaraan
    * Jangan menyalakan api
    * Jangan bergerak atau apa pun yang menimbulkan debu
    * Tutupi mulut anda dengan sapu tangan atau kain
    * Munculkan suara pada pipa atau dinding sehingga tim SAR dapat mencari posisi anda, Gunakan peluit apabila tersedia. Berteriak adalah jalan terakhir yang dapat dilakukan, tapi hal ini dapat menyebabkan anda menghirup debu
  • Yang dilakukan setelah terjadi bencana
    * Siaga kemungkinan yang terjadi setelah gempa. Gelombang guncangan kedua biasanya kurang mematikan tetapi dapat lebih kuat untuk memberikan kerusakan tambahan hingga memperlemah struktur bangunan dan dapat terjadi pada satu jam pertama, beberapa hari, minggu bahwa bulan setelah gempa
    * Dengarkan radio atau televisi yang bisa diakses. Perhatikan informasi terkini terkait respon darurat
    * Gunakan telepon untuk panggilan darurat
    * Buka laci lemari secara hati-hati. Waspadai benda-benda yang dapat menjatuhi Anda.
    * Jauhi area yang hancur. Jauhi area yang hancur kecuali memang kehadiran Anda dibutuhkan oleh pihak berwenang, seperti kepolisian, pemadam kebakaran, atau tim SAR. Kembalilah ke rumah apabila pihak berwenang mengatakan bahwa kondisi telah aman.
    * Bantu korban luka atau yang terjebak. Ingat untuk selalu membantu tetangga atau siapapun yang membutuhkan pertolongan khusus seperti anak-anak, orang tua, atau orang cacat. Berikan pertolongan pertama secara tepat. Jangan pindahkan korban yang terluka serius untuk menghindari luka yang lebih parah. Carilah bantuan kepada tim medis yang lebih ahli.
    * Bersihkan cairan yang berbahaya. Tinggalkan lokasi yang berbau cairan berbahaya seperti gas atau cairan kimia.
    * Periksa beberapa peralatan.
    * Periksa apabila terjadi kebocoran gas. Jika tercium bau gas, segera buka jendela dan segera keluar bangunan.
    * Periksa kerusakan listrik. Apabila ditemukan jaringan kabel yang rusak dan tercium bau panas listrik, segera matikan listrik.
    * Periksa kerusakan tempat pembuangan kotoran dan saluran pipa.
    * Apabila terjadi kerusakan pada tempat pembuangan kotoran dan saluran pipa, hindari penggunaan toilet dan panggil tukang di bidangnya. Hubungi instansi yang berwenang untuk antispasi pencemaran air yang lebih luas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *