15 April 2021 Juara dan Pecundang PSG versus Bayern Munchen: Sayap-Sayap Patah Die Roten

Juara dan Pecundang PSG versus Bayern Munchen: Sayap-Sayap Patah Die Roten

BeritaLiputan6 – PSG menelan kekalahannya dengan Bayern Munchen pada tanding putaran kedua perempat final Liga Champions 2020/21, Rabu (14/4/2021). Pada tanding di Stadion Parc des Princes itu, PSG kalah dari score 1-0.

Gol satu-satunya Bayern kesempatan ini diciptakan oleh Eric Maxim Choupo-Moting mendekati akhir set pertama (40′). PSG memperoleh beberapa kesempatan masak, cuman finising mereka tidak optimal.

Walau kalah, PSG memiliki hak mengambil langkah ke set semi-final karena unggul agresivitas gol tandang. Awalnya mereka menang 3-2 di kandang Bayern minggu kemarin (agg: 3-3).

Lalu, siapakah pemain yang tampil oke dan jelek pada pertandingan PSG versus Bayern Munchen? Baca di bawah ini ya Bolaneters.

Juara – Manuel Neuer

Bila bukan Manuel Neuer yang berada di bawah garis gawang, Bayern kemungkinan kecolongan banyak gol. Neuer tampil baik sekali dan tidak biarkan gawangnya kecolongan di pertandingan ini.

Pada set pertama, Neuer membuat tiga pengamanan penting dari kesempatan Neymar di menit ke-27, 34, dan 39.

Pecundang – Keylor Navas

Navas tampil sangatlah baik pada putaran pertama dengan 19 pengamanan yang dilaksanakan. Tetapi, pada putaran kedua, Navas malah memperlihatkan perform yang biasa saja. Navas harus menyaksikan gawangnya kecolongan 1 gol.

Navas tidak berhasil menepiskan bola sepakan David Alaba secara baik. Hasilnya, Choupo-Moting sanggup manfaatkan bola rebound menghasilkan gol.

Juara – Lucas Hernandez

Hernandez tampil benar-benar kompak di baris belakang Bayern Munchen. Ia membuat satu tekel penting yang selamatkan Bayern dari kecolongan. Hernandez sanggup menyeimbangi kecepatan yang dipunyai Kylian Mbappe.

Keseluruhan, Hernandez melepaskan empat tekel. Ia memenangi da tanding tempat. Namun, perform bagus Hernandez tidak didukung dengan baris depan yang kompak. Bayern juga tidak berhasil meluncur ke semi-final Liga Champions.

Pecundang – Julian Draxler

Draxler terbenam di baris depan PSG. Ia tidak berhasil memberikan imbas yang berarti. Pemain dari Jerman tidak berhasil melepas satu juga sepakan menuju gawang atau melepaskan umpan kunci. Ia cuman membuat empat dribel sukses.

Draxler selanjutnya harus ditukar Moise Kean di menit ke-73.

Pecundang – Benjamin Pavard

Pavard jadi titik kurang kuat di baris belakang Bayern. Neymar dan Kylian Mbappe secara berganti-gantian memberikannya penekanan. Pavard juga tidak dapat lakukan beberapa hal untuk amankan tempatnya.

Mujur, ada Lucas Hernandez dan Jerome Boateng yang tampil baik untuk memperhitungkan bola saat Pavard terlintasi.

Juara – Leandro Paredes

Dibalik perform bagus Neymar, ada peranan Paredes yang paling luar dapat di baris tengah PSG. Pemain dari Argentina bermain benar-benar kuat dan memberi kebebasan pada Neymar untuk serang.

Paredes benar-benar menguasai dalam soal lakukan tanding dan merampas bola. Ia membuat baris tengah PSG konstan di antara serang dan bertahan.

Pecundang – Alphonso Davies

Musim kemarin, Davies jadi momok untuk baris belakang PSG. Tetapi, pada tanding kesempatan ini, pemain 19 tahun malah jadi kartu mati Bayern. Ia tidak berhasil tampil seperti keinginan.

Davies kerepotan hadapi Angel Di Maria saat bertahan. Davies pun tidak sanggup memberikan suport yang ideal pada Kingsley Coman saat serang. Tidaklah aneh bila Davies diambil keluar di menit ke-71.

Juara – Angel Di Maria

Di Maria benar-benar beresiko dengan umpan dan gerakannya yang susah diterka. Di awal set ke-2 , Di Maria memberikan umpan yang sangat masak di muka gawang untuk Neymar yang tidak berhasil menghasilkan gol.

Di Maria kemungkinan tidak mencolok seperti Neymar atau Kylian Mbappe. Tetapi, ia memberikan banyak penekanan pada segi sekarang permainan Bayern.

Pecundang – Leroy Sane

Leroy Sane tidak berhasil tampil seperti keinginan. Leroy Sane jadi pemain yang tersering lakukan dribel sejauh pertandingan, 7x. Tetapi, hampir tidak ada tindakan beresiko yang ia hadirkan.

Bekas pemain Man City cuman melepaskan satu tembakan on sasaran sejauh pertandingan. Ia terlihat terisolasi dan kesusahan memperoleh sela di pertahanan PSG.

Juara – Neymar

Neymar cuman tidak mujur karena tidak berhasil cetak gol ke gawang Bayern. Pemain dari Brasil ini tampil benar-benar menguasai. Ia punyai dua kesempatan yang berkenaan gawang.

Neymar memenangi enam dribel yang dilaksanakan. Neymar melepaskan tiga umpan kunci. Cuman satu perihal yang kurang dari tindakan Neymar di pertandingan ini: peruntungan untuk cetak gol.

Pecundang – Kingsley Coman

Kingsley Coman menyengaja dimainkan sepanjang 45 menit saat Bayern bertemu Union Berlin akhir minggu kemarin. Coman diinginkan pada keadaan yang fit ketika bermain di Paris, menantang bekas timnya.

Tetapi, Coman masih kurang kerap memberikan teror. Coman melepaskan empat tembakan, tapi tidak ada yang pas target. Coman cuman melepaskan satu umpan kunci sejauh pertandingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *